Informasi Kesehatan: Malaria

Malaria adalah suatu penyakit berbahaya yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang mengigit pada malam hari (mulai senja sampai fajar). Gejala penyakit malaria antara lain yaitu : demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, rasa lelah, kurang darah, dan warna kuning di kulit / selaput lendir mata.

Jangan mencoba mengobati dugaan Malaria tanpa konsultasi dengan petugas kesehatan yang berwenang

Nyamuk Anopheles tidak bisa menularkan malaria pada ketinggian lebih dari 5.000 kaki (1.600 meter) di atas permukaan laut. Tidak ada resiko penularan Malaria di daerah Tembagapura. Terdapat program pengendalian nyamuk yang intensif di sebagian besar area dataran rendah PT Freeport Indonesia (PTFI). Dalam beberapa tahun terakhir, tidak terlihat adanya penularan aktif malaria di Kuala Kencana dan MP38. Akan tetapi risiko penularan Malaria masih relatif tinggi di sebagian besar dataran rendah Mimika, termasuk di Timika dan daerah di sekitarnya.

Penyemprotan rumah dengan insektisida oleh petugas PHDC

Dua jenis Malaria yang sangat dominan di daerah dataran rendah Kabupaten Mimika adalah : Plasmodium vivax (Malaria Tertiana) dan P. falciparum (Malaria Tropika). Plasmodium falciparum bersifat lebih berbahaya dan bisa menyebabkan infeksi yang parah dan komplikasi, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Nyamuk Anopheles betina

Penyakit Malaria diakibatkan oleh gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi parasit. Perlu waktu 1-2 minggu bagi parasit untuk berkembang dalam seekor nyamuk untuk bisa ditularkan ke orang lain. Parasit Malaria mulai berkembang di hati, sampai tahapan ini penderita tidak akan menunjukkan gejala apa-apa pada minimum satu minggu. Parasit akan bertahan di hati selama berbulan-bulan sebelum masuk ke sirkulasi darah. Selanjutnya, parasit menginfeksi sel darah merah dan berkembang dengan cepat. Parasit akan menghancurkan sel darah merah yang terinfeksi dan akan menginfeksi sel darah merah yang baru. Toksin yang terlepas oleh parasit saat sel darah merah pecah akan menimbulkan demam tinggi dan gejala-gejala malaria.

Aktivitas pengawasan dan pengendalian larva

Gejala malaria meliputi demam, menggigil, gejala seperti flu, sakit kepala berat, pegal-pegal, mual, dan terkadang disertai muntah dan diare. Sangat penting anda segera periksakan diri ke klinik terdekat apabila menemukan ada dugaan gejala-gejala Malaria dan jangan mencoba mengobati dugaan Malaria tanpa konsultasi dengan petugas kesehatan yang berwenang.