Banyak kecelakaan yang melibatkan tangga, beberapa di antaranya mengakibatkan korban meninggal. Nyawa Anda benar-benar dapat tergantung pada pengetahuan mengenai cara menginspeksi, menggunakan dan merawat alat ini.

Sebelum menggunakan tangga apa pun, lakukanlah pemeriksaan dengan cermat. Carilah kemungkinan adanya kerusakan-kerusakan sebagai berikut:
1. Anak tangga atau janjang (cleat) yang longgar atau hilang
2. Paku, baut atau sekrup yang longgar
3. Anak tangga, janjang (cleat), atau susuran samping yang retak, patah, terbelah atau sangat aus
4. Kayu pecah
5. Korosi pada tangga logam atau bagian-bagian logam
Jika Anda menemukan tangga dalam kondisi yang buruk, jangan menggunakannya. Laporkan. Tangga harus dipasangi label dan diperbaiki dengan benar atau dihancurkan segera.

Pilih jenis dan ukuran tangga yang benar. Kecuali ketika jalan bertangga, ramp atau runway disediakan, gunakan tangga untuk naik dari satu level ke level lainnya. Ingat tips-tips berikut:
1. Pastikan straight ladder (tangga lurus) cukup panjang sehingga susuran samping memanjang di atas titik penopang atas hingga sekurang-kurangnya 36 inci.
2. Jangan memasang tangga di area-area seperti jalur bukatutup pintu atau jalur jalan dimana tangga bisa tertabrak, kecuali jika dipasangi pelindung. Pastikan area di sekeliling bagian atas dan dasar tangga bebas dari hambatan. Jangan menggantung selang, kabel extension atau tali pada tangga dan menciptakan hambatan.
3. Jangan mencoba untuk menambah tinggi tangga dengan mendirikannya di atas kotak, drum atau material lain. Juga, jangan mencoba untuk menyambung dua tangga menjadi satu!
4. Pasang tangga pada dasar yang keras dengan disandarkan pada penopang yang kuat. Jangan mencoba menggunakan step ladder sebagai straight ladder.
5. Letakkan dasar straight ladder jauh dari dinding atau tepi level atas sekitar satu kaki untuk setiap empat kaki ketinggian vertikal (rasio 1:4). Jangan menggunakan tangga sebagai platform, runway atau scaffold.
6. Ikat, blokir atau kencangkan bagian atas straight ladder untuk mencegah agar tidak bergerak.
7. Untuk menghindari tergelincir ketika berada di atas tangga, periksa sepatu Anda dan bersihkan oli, grease atau lumpur sebelum naik.
8. Ketika naik atau turun tangga, menghadaplah selalu ke tangga dan berpegangan dengan kedua tangan. Lakukan 3 titik kontak; 2 pegangan tangan-satu pijakan kaki atau 2 pijakan kaki-satu pegangan tangan). Jangan mencoba membawa perkakas atau material ketika naik dan turun tangga.
9. Jangan menjangkau ke arah samping ketika Anda berada di tangga. Jika Anda tidak bisa menjangkau sesuatu, turunlah dan pindahkan tangga.
10. Sebagian besar tangga dirancang untuk dinaiki oleh satu orang. Jika dua orang naik maka tangga bisa jatuh atau kehilangan keseimbangan.
Rawatlah tangga dengan baik maka tangga akan menjaga Anda. Simpan tangga di area berventilasi baik jauh dari kelembaban. Ingatlah, tips untuk tangga ini bisa menyelamatkan Anda dari tangga yang roboh.


Artikel oleh Departemen Safety & Industrial Health PTFI. (Sumber: Tool Box Talks for Construction Supervisors)

