Pelatihan, pendidikan lanjutan dan pengembangan merupakan komponen yang sangat penting untuk memastikan efisiensi operasi jangka panjang dalam setiap usaha. Hal tersebut menjadi kian penting apabila kegiatan operasi berlangsung di suatu wilayah berkembang dengan program pendidikan lanjutan yang belum berlangsung lama. Program pelatihan kerja di Papua harus menawarkan lebih dari sekedar pengembangan keterampilan teknis. Selama 2008, PTFI menyediakan 8 juta jam pelatihan bagi lebih dari 20.000 peserta, yang merupakan peningkatan 14% dibanding 2007. Program pelatihan berkisar mulai dari pelajaran dasar membaca dan menulis hingga program “pra-magang” untuk orang-orang yang belum pernah menjalani pelatihan karir, pemagangan teknis lanjut, pengembangan karir dan kepemimpinan, dan program manajemen bisnis yang mengajarkan keterampilan kelas dunia kepada pekerja kami.

Institut Pertambangan Nemangkawi dari PTFI memberi peluang pelatihan dan pengembangan karir bagi ratusan anggota masyarakat di sekitar daerah operasi Grasberg. Penerimaan siswa telah meningkat menjadi sekitar 1.500 peserta magang, menghasilkan tenaga kerja yang terampil guna memenuhi rencana perluasan kegiatan pertambangan bawah tanah.
Pada tahun 2003, dengan pertimbangan pengembangan jangka panjang tenaga kerja asal Papua, PTFI membentuk Institut Pertambangan Nemangkawi. Institut ini bertujuan membuka peluang pra-magang, magang dan pengembangan karia lanjut untuk ratusan warga Papua dan Indonesia setiap tahun. Pada tahun 2008 Institut meraih kemajuan yang berarti. Lebih dari 1.450 warga Papua telah mengikuti program magang dan pra-magang yang disediakan Institut.
Siswa-siswa tersebut menjalani pelatihan di lokasi kerja maupun di luar lokasi kerja di bidang pengelasan, permesinan alat berat, operator peralatan, pekerjaan listrik dan instrumen, tugas administrasi dan tata usaha, serta banyak kejuruan lain. Lulusan program magang dapat bekerja di manapun sesuai pilihan mereka, namun diharapkan bahwa sebagian besar siswa tersebut akan dipekerjakan oleh PTFI maupun mitra kerjanya. Sejak dibukanya Nemangkawi, lebih dari 1.000 karyawan magang telah diterima menjadi karyawan atau salah satu perusahaan mitranya. Selain itu 730 peserta pra-magang yang kesemuanya berasal dari tujuh suku setempat telah lulus dan melanjutkan pendidikannya ke program magang penuh.
Nemangkawi dan manajemen PTFI telah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi ternama, Institut Teknologi Bandung (ITB), untuk membuka program pendidikan Magister di bidang Administrasi Bisnis dari ITB melalui Nemangkawi. Pada tahun ini 40 karyawan staf telah lulus program magister tersebut.
Nemangkawi melalui kerja samanya dengan Politeknik Negeri Semarang saat ini membuka program magang D3 di bidang Administrasi Bisnis. Gelombang kedua Angkatan 2008 dimulai pada Juli 2008 dan terjadi peningkatan jumlah peserta asal Papua menjadi 44 orang.

